02.11.08 - 09:30pm
Semenjak Apple mengumumkan kehadiran perangkat ponsel iPhone ke publik, muncul berbagai pandangan, pendapat maupun kritik untuk handset baru yang cukup menghebohkan ini. Berikut 13 hal-hal yang berkaitan dengan ponsel Apple iPhone :
1. Mengapa tidak memiliki kompatibelitas dengan 3G?
Pertanyaan seputar 3G memang sangat terkait dengan pihak-pihak yang hobi melakukan streaming video dan audio ke ponselnya setiap saat. Tetapi dibutuhkan eksistensi dalam area dengan jaminan jaringan 3G yang besar. 3G akan menguras baterai lebih cepat daripada jaringan EDGE 2,5G.
2. Apakah ketiadaan 3G bermasalah walaupun iPhone memiliki Wi-Fi?
Jika user hanya kadang-kadang ingin melakukan streaming media atau mendownload file, kemampuan Wi-Fi pada iPhone dapat menggoresnya. Jika berada pada hot spot Wi-Fi dan tidak dapat memanfaatkannya saat menumpang kendaraan, dalam kereta api, atau duduk-duduk di bangku taman, maka Wi-Fi hanya akan lebih menguras baterai iPhone.
3. Apa yang ada di bawah selubungnya?
Tidak ada yang tahu pasti. Berdasarkan informasi media, iPhone memiliki CPU dan video processor buatan Samsung. Jika benar adanya, hal ini akan membantu menjelaskan kemiripan spec antara BlackJack produk Samsung dan iPhone buatan Apple.
4. Dapatkah melakukan download langsung dari iTune?
Hal ini akan menjadi kekecewaan besar terhadap iPhone. Laporan sebelumnya, seperti hasil wawancara media iTWire dengan VP of iPod Products pada Apple, Greg Joswiak, mengatakan tidak. VP Apple tersebut juga membatalkan beberapa spekulasi bahwa iPhone sendiri mengakomodasikan versi iTune tersendiri. iTune dirancang agar eksis pada Mac dan PC, wadah tempat hidup musik yang sebenarnya. Sehubungan dengan wadah tempat hidupnya musik, jika Apple mengagungkan iPhone sebagai perangkat yang menjalankan Mac OS X, tidakkah hal itu menjadikan iPhone hanya sebuah Mac?
5. Apa maksud Apple “produk ini menjalankan OS X”? Apa yang dimaksud dengan “multitasking”?
Selama keynote address dalam suatu konferensi, Steve Jobs menyebutkan kemampuan multifungsi sebagai salah satu setelan kuat Mac OS X, serta alasan mengapa operating system tersebut dipilih untuk iPhone. Ketiadaan kemampuan 3G membuat asumsi bahwa “multitasking” ternyata terbatas bagi aplikasi-aplikasi dalam Mac OS X, bukan “multitasking” dalam pemikiran mampu melakukan download sebuah file selain berfungsinya fitur pemanggilan. Itulah macam “multitask” yang dibentuk jaringan 3G.
Pertanyaan khusus: Siapa yang benar-benar berfungsi ganda antar aplikasi-aplikasi OS X pada perangkat mobile berfasilitas layar sentuh ini? Pada titik apa pengguna akan secara simultan mengetikkan dokumen, memformulasikan spreadsheet, dan menciptakan lagu pada GarageBand di iPhone? Pemutaran konten media yang menjelajah Web secara teknis sudah merupakan multitasking. Tetapi hal ini memungkinkan karena iPhone hanya akan mampu menampilkan salah satu fungsi utamanya pada waktu tertentu. iPod sebagai perangkat Internet atau telepon dapat melakukan lebih dari satu fungsi pada waktu bersamaan.
Hal itu tidak akan terdengar seperti masalah besar saat ini, tetapi menggiring ke situasi memalukan jika Anda menggunakan iPhone seperti jukebox pada sebuah pesta jika perangkat itu berdering.
Dalam semua kemungkinan, iPhone akan menjalankan versi bawah air OS X, dengan batasan terintegrasi dengan cara penggunaan sistem operasinya, bukan iTune secara penuh. Kemungkinan tidak juga panggilan telepon Skype atau VoIP. Produk ini akan mampu menjalankan “aplikasi dan software sekelas desktop,” seperti inti sari situs iPhone buatan Apple, tetapi tidak serupa aplikasi desktop yang ada sekarang ini.
6. Akankah produk ini dinamai iPhone?
Tidak jika Cisco dapat menunjukkan fakta-faktanya. Akankah menjadi iPhod? iCell? iThing? iCaramba? Dan akankah iPhone memiliki daya tarik yang sama walau dengan nama berbeda? Mungkin saja. Dari semuanya, nama “iPod” jelas tidak meneriakkan “musik!”
7. Untuk kalangan mana ponsel ini dibuat? Siapa yang mampu membeli barang ini?
Jawabannya sederhana: Paris Hilton. iPhone sepertinya akan menjadi ponsel mendatang yang cukup glamor, walaupun merupakan produk yang memiliki potensi penting. Disematkan sebagai “smart phone,” yang menjadi perhatian user kalangan bisnis. Dengan harga USD 599 untuk model 8 GB dan USD 499 untuk model 4 GB, hal ini memperjelas bahwa produk ini ditujukan kepada kelas bisnis.
8. Akankah Apple memberikan kebebasan kepada para user?
Ingin sekali diketahui mengapa tidak ada slot memory pada iPhone, maupun akankah tersedia baterai yang dapat diganti oleh user?
Karena Apple tidak ingin Anda meletakkan jari pada ponsel ini tanpa membayar akibatnya. Siapa saja yang memiliki iPod tahu bagaimana sulitnya mengganti baterai, mengganti hard drive yang mati, atau memperbaiki masalah tanpa meminta bantuan kepada Apple. Semua pemilik komputer Mac juga mengetahui betapa sulitnya melakukan upgrade semua komponen internal tanpa meminta bantuan langsung ke Apple. Jika Anda mampu mengatasi semua masalah tersebut sendiri, Anda berarti mengubah jaminannya. Jika Anda menemui Apple, Anda mungkin hanya perlu membayar sejumlah uang dalam prosesnya.
iPhone sepertinya tidak jauh berbeda. Untuk memperbaikinya, Anda mungkin harus membawanya ke Apple Store. Untuk pengembangannya, Anda hanya perlu membeli iPhone anyar ini. Hal yang perlu menjadi catatan bahwa harga iPhone masih mahal.
Mengenai masalah kebebasan user, bagaimana dengan aspek software pada produk ini? Tidak diketahui apakah user akan dapat menulis software mereka sendiri atau menjalankan program third-party pada iPhone tanpa mengubah jaminannya. Agak memungkinkan bahwa hanya program iPhone yang akan menjadi program iPhone buatan Apple ini.
9. Berapa iPhone akan dibandrol dibanding harga komponennya?
Semahal iPhone mampu tawarkan, kemungkinan menyakitkan adalah mahal jika ditambah biaya bulanan (pemakaian layanannya). Untuk mendapatkan mayoritas di luar iPhone, Anda sepertinya perlu voice plan, data plan, dan kemungkinan Wi-Fi plan dari Cingular (bagi pengguna AS).
10. Inikah strategi iLock-in lainnya?
iPhone hanyalah ponsel yang menjalankan Mac OS X, dan kemungkinan akan terealisasi pada waktu mendatang. Pertimbangan dari kesempurnaan iPod, integrasi ramah pengguna dengan iTune, Apple yakin memperkenalkan program manajemen iPhone yang membuat informasi pengaturan kontak dan data lainnya semudah mungkin. Kemungkinan itulah yang bermasalah saat ini.
Sekarang apa lagi? Jika tidak ada program third-party untuk pengiriman data ke ponsel lain, cara termudah dan mungkin satu-satunya cara untuk menemukan data tersebut pada ponsel lain adalah membeli iPhone baru.
11. Seberapa bergunanya layar sentuh?
User interface iPhone terlihat elegan, inovatif, dan mudah digunakan, tetapi apakah merupakan interface terbaik untuk sebuah perangkat seperti ini?
Kapan pun Anda melakukan semua hal, iPhone akan mengendalikan perhatian visual Anda secara penuh. “Tidak ada tombol” mungkin jadi seksi, tetapi juga berarti Anda tidak dapat melakukan apa-apa tanpa melihat ke ponsel. Fungsi iPod pada iPhone akan menjadi lebih buruk lagi daripada layar sentuh ini. Pernahkah mencoba mengoperasikan iPod selagi berada di dalam saku Anda? Anda masih bisa melakukannya, tetapi sulit. Selain itu, iPhone akan mengeliminasi pemutaran nomor tanpa sengaja.
12. Akankah pengadopsi dini menjadi satu-satunya adopter?
Jika iPhone membawa dunia ke arah persaingan, maka produsen dan penyedia akan meminjam fitur iPhone paling populer. Dengan demikian, kemungkinan akan ada penawaran dengan harga murah.
13. Apa yang memicu pembelian ponsel?
Ponsel bukanlah pemutar MP3. Bahkan jika Apple memiliki ponsel terseksi sekali pun, banyak faktor penting akan berperan jika memilih membeli ponsel.
Seberapa suka user dengan penyedianya?
Ponsel apa yang telah dipasarkan?
Fungsi dasar ponselnya?
Seberapa penting kepemilikan ponsel “itu” saat ini? Dan apakah harganya tidak menjadi obyek? Apple sepertinya menjadi tumpukan faktor terakhir yang menjadi hal terpenting. Tetapi apakah memiliki “itu”? Jika demikian, iPhone menyederhanakan piramida iRon. (Sumber: sda-indo.com)
Category: indroo | Tags: | Be the First to Comment »